Program pemberdayaan perempuan dapat memberikan penyadaran kepada kaum perempun bahwa sebenrnya kaum perempuan memiliki kesempetan dan kemampuan yang sama dengan laki-laki.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peranan dinas perikanan dan kelautan kabupaten indramayu dalam pemberdayaan nelayan di dan untuk mengetahui hambatan dalam pemberdayaan nelayan.
Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana (DP3AKB) merupakan dinas yang melaksanakan urusan dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan urusan pemerintah dibidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan pembantuan lainya.
Pemberdayaan petambak garam sangat penting dilakukan, agar petambak garam dapat meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih baik.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya pemberdyaan masyarakat dalam peningktan kualitas permukiman kumuh yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya pemberdayaaan nelayan kecil di Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu berdasarkan dimensi-dimensi pemberdayaan yang dianalisis dan diamati dilapangan secara umum dapat dikatakan sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan lagi kauntitas maupun kualitasnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan badan permusyawaratan Desa dalam Pelaksanaan Asli Desa Lanjan Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu . Secara umum memperlihatkan hasil yang cukup baik, namun masih kkurang optimal.
Permasalahan dalam penelitian ini bahwa pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata digital di desa cangkingan kecamatan kedokanbunder kabupaten indramayu mengalami beberapa masalah yaitu sumber daya manusia yang kurang kompeten serta infrastuktur dan fasilitas yang kurang memadai.
Hasil penelitian ini bahwa dimensi atau aspek yang di amati peneliti telah menunjukkan pengembanagan karir PNS Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menuju ke arah yang positif. Walaupun dalam beberapa dimensi atau aspek masih ada yang kurang, namun BKPSDM Kabupaten Indramayu secara bertahap melakukan penyempurnaan sesuai dengan UU No 5 Tahun 2014.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Generasi Berencana di Kabupaten Indramayu belum optimal dilihat dari teori evaluasi yang digunakan yaitu menurut Nurcholis (2007:277) meliputi Input, Process, Output, dan Outcome.