keberadaan guru dalam operasional pendidikan sangat dominan peranannya. Karaena begitu pentingnya maka disiplin kerja harus baik. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi disiplin kerja guru diantara manajerial kepala sekolah dan kebijakan periodesasi kepala sekolah.
Optimalisasi potensi dan kompetensi dapat dicapai melalui pendidikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus berkualitas.maka dari iyu fokus penelitian ini pada manajenen kearsipan dan sepervisi administrasi kepala sekolah serta pengaruhnya terhadap kualitas sekolah.
Dari hasil pengolahan dan analisa data diperoleh kesimpulan bahwa : 1) terdapat pengaruh yang signifikan manajemen sarana prasarana terhadap mutu lulusan pada PKBM. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan rekrutmen tutor terhadap mutu lulusan pada PKBM. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan manajemen sarana prasarana dan rekrutmen turoe secara bersama-sama terhadap mutu lulusan pada PKBM.
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen sarana prasarana terhadap kinerja guru,pengaruh iklim sekolah terhadap kinerja guru,pengaruh manajemen sarana prasarana dan iklim sekolah secara simultan terhadap kinerja guru madrasah Tsanawiyah di kecamatan Kasokandel kabupaten Majalengka
prestasi belajar merupakan faktor yang fundamental dalam mewujudkan proses pembelajaran yang bermutu. Prestasi belajar yang bagus memerlukan dukungan aspek lain yang cenderung mempengaruhi. Dari sejumlah faktor yang mempengaruhi prestasi belajar, kuat dugaan aspek manajemen sarana prasarana dan etos kerja merupakan aspek yang dominan.
metode penelitian yang di pakai adalah survei dengan pendekatan kuantitatif.teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup,dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah guru sebanyak 211orang, dengan mengambil sempel penelitian sebanyak 68 orang.teknik sempling yang digunakan adalah probability sampling.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan manajemen sarana dan prasarana terhadap mutu lulusan SMP Negeri di Sektor IV Kandanghaur Kabupaten Indramayu.
Rehabilitasi pecandu narkotika adalah suatu proses pengobatan untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan, dan msa menjalani rehailitasi tersebut di perhitungkan sebagai masa menjalani hukuman pasal 103 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran aktual mengenai pengaruh manajenen pembiyaan dan sarana prasarana terhadap etos kerja guru di sekolah menengah atas sewilayah kelompok kerja kepala sekolah (k3s) v kabupaten indramayu metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah survai dengan pendekatan kuantitatif.
Penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Manajemen pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik. (2) Kedisiplinan peserta didik berpengaruh positif terhadap prestasi belajar peserta didik (3) Manajemen pembelajaran dan kedisiplinan peserta didik secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik.