Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan e-modul pembelajaran matematika berbasis realistic mathematics education (RME) terhadap pemahaman konsep matematika pada materi limit fungsi aljabar dan mendapatkan e-modul pembelajaran matematika berbasis realistic mathematics education (RME) yang layak dan efektif.
penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan information and communication technology (ICI) yang digunakan dan kesulian yang dialami oleh guru matematika sekolah menengah pertama (SMP) di indramayu pada saat pembelajaran daring selama pandemi covid-19.
Dengan demikian, bahan ajar matematika berbasis budaya lokal Indramayu dapat diterapkan oleh guru sebagai alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang diperoleh,ternyata siswa mengalami kendala pada saat pembelajaran matematika daring.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnomatematika masjid Darussalam Indramayu pada aktivitas matematika designing, untuk mengetahui etnomatematika masjid Darussalam Indramayu pada makna filosofi nilai-nilai islam, dan menyusun modul yang berkaitan dengan etnomatematika masjid Darussajidin Indramayu sbagi pembelajaran matematika SMA.
Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian tipe soal open ended dalam pembelajaran matematika terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik.
Dari hasil penelitian ini diperoleh kemampuan berfikir kritis siswa yang mendapatkan model CORE dengan pendekatan metakognitif memperoleh nilai rata-rata 9,38.
penelitian ini untuk mengetahi kecenderungan minat siswa terhadap gaya mengajar guru, untuk mengetahui kecenderungan minat matematika siswa dan untuk mengetahui pengaruh minat siswa kepada gaya mengajar guru terhadp minat siswa.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: Tidak terdapat korelasi linier positif antara fasilitas belajar siswa dengan minat belajar matematika secara daring kelas VII Smp Negeri 1 Kedokanbunder pada tahun 2020/2021 dengan jumlah 64 siswa. Keeratan hubungan/korealisi positif antara fasilitas belajar siswa dengan minat belajar termasuk kategori tidak bermakna/signifikan.
Hasil dari penelitian ini adalah proses pengisian uesioner minat belajar matematika dilakukan secara daring menggunakan media Whattsap dan Google form.