Dapat disimpulkan bahwa keterampilan mengajar guru memiliki hubungan linier positif dengan minat belajar siswa, sesuai dengan hal tersebut guru harus memiliki keterampilan mengajar yang baik agar siswa memiliki minat belajar matematika yang baik di masa pembelajaran daring.
Di peroleh kesimpulan model pembelajaran kooperatif tipe GQGA tidak lebih efektif dibandingkan model pembelajaran kovensional.
Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan mempresentasikan tingkat proses kognitif pada soal yang terdapat dalam buku teks matematika SMP Kelas VII semester dua berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi.
Hasil analisis data dengan Uji-t di peroleh thitung = 3,84 dan t(0,05;dk=5)=1,99.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar matematika siswa yang memiliki minat terhadap gaya mengajar tinggi dan rendah, untuk mengetahui manakah hasil belajar yang lebih baik antara siswa dengan minat terhadap gaya mengajar tinggi dan siswa dengan minat terhadap gaya mengajar renda.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament, untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division, dan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa yang lebih baik antara yang menggunakan model pembelajaran Tea…
Tujuan penelitian ini untuk : (1) mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran matematika dimasa pandemi Covid-19; (2) mengetahui faktor-faktor penyebab permaslahan belajar siswa di Desa Tugu Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu dalam pembelajaran matematika dimasa pandemi Covid-19.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: Terdapat korelasi linier positif antara persepsi siswa tentang gaya mengajar guru terhadap hasil belajar matematika, terdapat sumbangan relatif persepsi siswa tentang gaya mengajar guru terhadap hasil belajar matematika, persepsi siswa tentang gaya mengajar guru tidak dapat digunakan untuk memprediksi hasil belajar matematika.
Penanganan kasus COVID-19 yang terkendali mengakibatkan sistem pembelajaran di Indonesia berubah. Pola pembelajaran yang diterapkan menjadi pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Hal tersebut membuat persepsi siswa terhadap pembelajaran berubah berdasarkan perasaan dan pengalamannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran Matematika Di Masa Pandemi Covid-19 serta mengetahui upaya Guru dan Siswa dalam menghadapi problemmatika penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran matematika dimasa pandemi Covid-19.