Produktivitas kerja guru merupakan salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan dalam suatu lembaga pendidikan atau sekolah. Produktivitas kerja guru yang baik dapat menjamin mutu pendidikan dari sekolah sehingga siswa sebagai peserta didik bisa mendapatkan pendidikan yang maksimal dalam proses kerja guru masih belum optimal.
Efektivitas pelayanan akademik sekolah dinilai belum optimal . Bedasarkan hasil observasi awal hal tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya implementasi manajemen sarana prasarana dan manajemen pembelajaran. Oleh karena itu, dirasakan perlu untuk dilakukan penelitian sehingga dapat diuji kebenarannya.
Hasil analisis data ditemukan bahwa implementasi manajemen pembelajaran matematika terhadap efektifitas hasil belajar siswa berkorelasi positif kuat.
hasil belajar pada hakikatnya adalah perubahan tingkah laku mencakup bidang kognitif , afektif dan psikomotorik. Pendidikan dan pengajaran dikatakan hasil apabila perubahan perubahan yang terterjadi pada peserta didik merupakan akibat proses belajar mengajar yang dialaminya yang memberikan informasi tentang sejauh mana menguasai materi pelajaran dan perubahan kelakuan.
banyak faktor yang mempengaruhi prestasi kerja guru salah satunya adalah implementasi manajerial kepala sekolah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan integritas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi sekolah terhadap kinerja guru. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan integritas kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi sekolah secara simultan terhadap kinerja guru.
penelitian ini difokuskan pada permasalahan kinerja guru yang disebabkan oleh kurang baiknya kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dan sisiplin kerja guru.tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh kapsitas kepemimpinan kepla sekolah dan disiplin kerja terhadap kinerja guru
Guru sebagai kunci utama sekolah bermutu yang berawal dari proses kegiatan pembelajaran, mutu pembelajaran di SMK masih kurang baik. Berdasarkan hasil observasi awal diduga hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kebijakan pendidikan salah satunya kebijakan merdeka belajar dan manajemen pemnbiayaan di sekolah.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran aktual mengenai pengaruh kebijakan rekrutmen peserta didik dan manajemen sarana prasarana terhadap prestasi belajar siswa di sma negri kelompok kerja kepala sekolah (k3s) v wilayah haurgelis kabupaten indramayu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empiris tentang hal-hal berikut; (1) mengetahui besaran pengaruh kebijakan zonasi terhadap mutu pembelajaran, (2) mengetahui besaran pengaruh manajemen kurikulum -13 terhadap mutu pembelajaran (3) mengetahui besaran pengaruh kebijakan zonasi dan manajemen kurikulum-13 secara simultan terhadap mutu pembelajaran'